Showing posts with label Japan. Show all posts
Showing posts with label Japan. Show all posts

Thursday, April 19, 2012

Danbo, Boneka Kardus asal Jepang

Part 6-Jepang nan Imut



Assalamu'alaykum.

Kali ini waktunya membahas hal-hal imut seputar Jepang. Apa itu? Salah satunya adalah Danbo. Udah pada tahu apa itu Danbo?



DANBO adalah boneka dari kertas karton board yang dibuat oleh Azuma Kiyohiko (komikus serial manga Yotsuba). DANBO adalah kependekan dari danboard yang punya ukuran sekitar 7 cm dan 13 cm. Bentuknya unik dengan ekspresi muka yang polos tak berdosa. Hehehe.... Selain itu, DANBO ini bisa dibentuk dengan berbagai macam gaya unik. Mungkin, 2 alasan itu yang bikin boneka ini laris manis di pasaran, walaupun harganya mulai dari 5000 yen atau sekitar Rp 500.000,00.



Menurut informasi, DANBO ini dibuat dengan teknologi tinggi di setiap persendiannya, sehingga dapat bergerak luwes. Dalam serial manganya danbo mungil ini dapat bergerak ketika ada koin yang dimasukan kedalam mulutnya. Nah, di bawah ini adalah sosok polos dari DANBO yang kusuka   .























Arrghh! So cute, isn't? Jadi mupeng kalau liat betapa lucunya si boneka imut ini. Kamu tertarik? DANBO ini bisa kamu pesan di sini: Amazon.jp. Dan kalau kamu mau kasih ke aku, silakan sms ke +6285646221*** *pede gilak -_-"*. Okke, sekian dulu pembahasan tentang DANBO, ya ^ ^


Thank's to: Sosialpower

Sunday, March 25, 2012

Seputar Musim Semi di Jepang

Part 5-Edisi 4 Musim di Jepang [part 1]



Jalan-jalan di Jepang, memang tak lengkap rasanya bila belum menikmati keindahan Tokyo. Atau kalau kamu berminat dengan anime, kamu bisa sempatkan untuk melihat kekreatifan warga Jepang dalam membuat cosplay.





By the way, di postingan kali ini, aku ingin membahas tentang eloknya musim Semi di Jepang. Kenapa yang kupilih musim Semi? Karena musim semi jatuh pada bulan Maret, April, dan Mei. Kira-kira sekitar sekarang ini, lah.









Hari Ekuinoks Musim Semi (春分の日 (Shunbun no hi) / Vernal Equinox Day)

adalah hari libur resmi yang ditetapkan dengan undang-undang hari libur Jepang (Shukujitsu-hō) tahun 1948 sebagai rasa terimakasih kepada alam dan mencintai makhluk hidup. Hari libur ini jatuh pada tanggal 20 atau 21 Maret. Pada hari itu, panjangnya siang sama dengan panjang malam.
Menurut berbagai aliran Budha, pada hari itu merupakan saat memulai upacara Shunki Higan-e (higan musim semi) untuk mendoakan para arwah leluhur.


Hari Pergantian Musim (節分 (Setsubun))

Dilaksanakan pada hari yang terjepit antara musim dingin dan musim semi. Di setsubun ini, ada tradisi melempar kacang kedelai untuk mengusir hantu (鬼 oni). Di kuil-kuil Shinto diadakan upacara melempar-lempar kacang kedelai yang juga dilakukan oleh bintang tamu orang-orang terkenal. Di rumah-rumah orang Jepang, kacang kedelai dilempar-lemparkan sambil mengucap mantera (Hantu ke luar, rezeki ayo ke dalam! (鬼は外、福は内!:  Oni wa soto, fuku wa uchi!). (id.wikipedia.org)




Sakura dan Hanami

Yaiyy! I wanna look this moment ^_____^. Aku ingin sekali menikmati indahnya berada di bawah sakura yang sedang bermekaran. Hanami atau Ohanami adalah tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, terutama bunga Sakura. Kalau kamu pernah membaca Doraemon ataupun Shincan, mungkin pernah melihat gambar tentang tradisi unik ini. Biasanya, para keluarga atau kerabat, berkumpul dan berekreasi sambil menggelar tikar. Mereka biasanya menggelar tikar dan membawa bekal berupa bir/sake (yang disimpan dalam kotak berisi es batu) dan bento.




Festival di Musim Semi





 festival hinamatsuri
Di musim semi, biasanya ada festival besar yang diadakan. Diantaranya Hina Matsuri dan Omizutori Matsuri yang diadakan di Kuil Todai, Nara, setiap 12 Maret. Kuil Senso di Tokyo juga menggelar pertunjukan kinryuu no mai (mirip naga yang dimainkan saat Imlek) tanggal 18 Maret. Pada festival ini ditampilkan hampir 100 penari dan pembawa naga yang diiringi alunan musik tradisional shamisen dan taiko.
Sebagai wujud ucapan syukur pada para dewa atas datangnya musim semi dan awal menanam padi, beberapa kuil Shinto mengadakan festival di bulan April. Misalnya Festival Oukasai di Kuil Kotohira-gu, Prefektur Kagawa. Pada festival ini para biksu dari kuil mengusung sakura yang ditanam pada pot kotak berbentuk kayu dari luar kuil hingga ke dalam kuil. Sementara para miko membawa sakura lalu menari tarian tradisional. Ada juga Hikiyama Matsuri di Kuil Hachiman-gu, sebuah festival yang mengadakan pertunjukan kabuki dan kyogen yang dibawakan anak-anak.(facebook.com)


Oh, ya, aku punya 1 rancangan baju dengan background sakura. Foto ini kuambil pas aku liburan di Jepang . Hihihi.... *ketauan banged bo'ongnya*



Necklace: bianco footwear
Top: only
Belt and Skirt: Zadig & Voltaire
Watch: triwa
Shoes: Rizzo




Saturday, February 4, 2012

Hal Unik saat Tradisi Minum Teh di Jepang

Part 4-Kuliner Jepang





Assalamu'alaykum.

Kali ini, yang ingin kubahas adalah tradisi yang menjadi salah satu ciri khas negeri Sakura. Yap, apalagi kalau bukan tradisi minum teh (cha no yu). Di sini, aku ingin membahas hal-hal unik ketika minum teh di Jepang.

  1. Tradisi ini adalah tradisi turun temurun dari nenek moyang yang ahli teh di Jepang. Namanya Murata Juko. Menurutnya, tradisi ini merupakan sarana pertukaran pengalaman spiritual antara tuan rumah dan si tamu itu sendiri.

  2. Biasanya, tuan rumah hanya akan mengundang orang yang tahu tata cara minum teh.

  3. Persiapan minum teh ini memakan waktu sekitar 3-6 bulan. Dalam jangka waktu itu, diharapkan tamu yang akan diundang dapat mempersiapkan diri. Baik dalam hal pakaian yang akan digunakan dalam upacara maupun dalam segi belajar tata cara minum teh.

  4. Saat jamuan minum teh tiba, para tamu harus memberi hormat pada lukisan dan bunga yang disiapkan tuan rumah di ruangan tatami. Maksudnya adalah untuk menghormati alam dan menjunjung tinggi nilai seni.

  5. Cara menyatakan bahwa teh yang dibuat enak adalah dengan menyedot minuman di tetesan terakhir dengan kencang.

  6. Teh yang biasa digunakan adalah teh bubuk matcha (teh hijau yang digiling halus). Upacara yang menggunakan matcha disebut matchadō, sedangkan bila menggunakan teh hijau jenis sencha disebut senchadō.

  7. Upacara miunm teh juga bisa diadakan di luar ruangan dan biasa disebut nodate.

  8. Orang yang menyiapkan teh untuk upacara minum teh tidak sembarangan, melainkan orang-orang yang memang belajar seni upacara minum teh.

  9. Pemakaian cangkir adalah salah satu hal yang diperhatikan. Alasannya adalah mereka menganggap cangkir dapat menggambarkan karakteristik dan cara berpikir si tuan rumah.

  10. Cangkir juga harus memperhatikan karakter tamu. Para Tea Master biasanya memberikan cangkir simple pada para pria dan cangkir bergambar bunga pada wanita.

  11. Chahitsu  adalah ruangan khusus untuk minum teh. Ruangan ini tidak terlalu besar, bersih, dan pada satu sisi ruang terdapat ceruk (tokonoma) yang dihias dengan lukisan dinding atau kaligrafi yang disebut kakejiku, lalu dilengkapi dengan rangkaian bunga semusim (chabana) dan harum-haruman. Sementara itu di satu sudut ruangan, segala peralatan untuk minum teh juga tertata rapi, mulai dari perapian untuk merebus air (tungku), guci, bubuk teh dan sendoknya, pengocok, dan mangkuk keramik yang sesuai dengan musim dan status tamu yang diundang.







Hem, yah, sangat berbeda dengan caraku saat minum teh. Muahahahe .Oh, ya, kalau ada keunikan lain di tradisi minum teh ini, list.nya akan terus bertambah. Jadi, buat yang punya info lain tentang tradisi ini, yuuuk mari tambahin dengan nulis di kolom komentar.


to be continued..

Wednesday, January 25, 2012

Perkembangan CosPlay (Costume Play) Indonesia

Part 3-Pesona Jepang

Assalamu'alaykum. Pernah denger cosplay? Aku yakin, pasti pernah. Tapi, jujur aje, aku belum terlalu tahu tentang yang satu ini. Maklum, aku hanya tinggal di pelosok desa yang jauh dari perkembangan jama. Untung aja, desaku masih teraliri dengan internet #pamer :P.









Apa itu cosplay?

CosPlay (コスプレ) adalah gabungan dari 2 kata, yaitu "Costume" (kostum) and "Play" (bermain). Hobi ini banyak diminati oleh kalangan remaja otaku (pecinta anime) , manga, mahwa, dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi idola, serta film kartun. Nah, bentuk kecintaan mereka terhadap tokoh-tokoh itu, mereka wujudkan dengan membuat kostum para tokoh itu hingga menyerupai aslinya. Oh, ya, biasanya para pengggila cosplay biasa disebut cosplayer


Sejarah amat singkat

Cosplay mulai marak sejak konvensi fiksi ilmiah (1960-an) di Amerika Serikat. Kala itu, peserta konvensi memakai kostum yang dikenakan di film-film fiksi ilmiah, seperti Star Trek. Hingga akhirnya tradisi penyelenggaraan konvensi fiksi ilmiah sampai ke Jepang tahun 1970-an dalam bentuk costume show/peragaan kostum. Di Jepang, peragaan "cosplay" pertama kali dilangsungkan tahun 1978 di Ashinoko, Prefektur Kanagawa dalam bentuk pesta topeng konvensi fiksi ilmiah Nihon SF Taikai ke-17. Kritikus fiksi ilmiah Mari Kotani menghadiri konvensi dengan mengenakan kostum seperti tokoh dalam gambar sampul cerita "A Fighting Man of Mars karya Edgar Rice Burroughs". (id.wikipedia.org)


Pembagian Cosplay
  1. Cosplay anime/manga. Cosplay yang berasal dari anime maupun manga. Biasanya manhwa termasuk didalamnya termasuk comic dari amerika.

  2. Cosplay Game. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter di Game.

  3. Cosplay Tokusatsu. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter di film tokusatsu.

  4. Cosplay Gothic. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter bernuansa gelap atau Gothic. Biasanya digabung dengan Lolita.

  5. Cosplay Original. Cosplay yang benar-benar original tidak ada di anime, tokusatsu dan lainnya. Atau memiliki dasar yang sama seperti tokoh game Kingdom heart misalnya: Sora (Kingdom Heart) tetapi berbentuk metalic (modern)

  6. Harajuku Style. Beberapa cosplayer sering menduga Harajuku style adalah bagian dari cosplay. Beberapa Harajuku style muncul di manga/anime seperti Nana.





Kapan Cosplay masuk ke Indonesia?

Cosplay ini udah masuk ke Indonesia saat tahun 2000-an beberapa event seperti Gelar Jepang UI. Sayangnya, saat itu cosplay belum terlalu diminati. Kemudian, dari event-event itu, remaja Bandung memperkenalkan gaya Harajuku. Namun, masuknya cosplay ke daerah-daerah bisa dikatakan agak telat. Mungkin ini karena kendala media dan biaya, kali, ye. Jujur aja, di Probolinggo sendiri, cosplay ini jarang terekspos.




Perkembangan Cosplay di Indonesia gimana, nih?

Kalau menurutku -sebagai orang awam- para cosplayer Indonesia terbilang kreatif. Bayangin aja, deh, mereka bukan orang Jepang. Tapi, niat banget buat nyari info tentang cosplay Jepang, nyari bahan untuk bikin, dan ngeluarin uang yang pastinya lebih dari goceng.




♫ Di bawah ini adalah beberapa gambar Cosplayer  




















Source: http://archive.kaskus.us/thread/2119387






















Waw! Rupanya Cosplay adalah salah satu seni yang membutuhkan kreativitas tinggi. Hem, jadi bayangin serunya lomba cosplay di Jepang. Ahihihi.... Hayuuk, segera siapkan pasport dan berangkat ke sono #wuzzzz...





To Be Continued...